septiani's blog. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label place. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label place. Tampilkan semua postingan

5. Tempat Usaha burger


Tempat untuk usaha burger biasanya menyewa dengan harga Rp. 5 juta s/d Rp. 10 juta per tahun, tergantung pada ukuran kiosnya. Kios yang dipilih sebaiknya berada di tempat ramai yang banyak dilalui orang. Lebih bagus lagi berada dipinggir jalan raya utama yang dilalui kendaraan bermotor.
Selain itu, lahan parkir juga harus luas agar memuat banyak kendaraan. Lokasi usaha ini juga sebaiknya berdampingan dengan usaha lain, seperti factory outlet (FO) sehingga mereka yang berkunjung ke FO langsung mampir ke gerai burger kita. Apabila kita memilih usaha burger secara keliling menggunakan gerobak, rute yang bisa dipilih adalah di sekitar perumahan, mangkal di depan sekolah, atau kampus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

4. Seluk Beluk Tempat Usaha

Satu dari sekian banyak unsur pemasaran yang sangat penting adalah PLACE (tempat usaha). Tempat usaha sangat menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis, semakin strategis maka kemungkinan suksesnya pun semakin besar. Selain letak lokasi yang strategis, yang tidak boleh diabaikan juga adalah kenyamanan, kebersihan, fasilitas, dan bahkan keindahan.
Berikut ini akan saya coba kupas satu persatu mengenai seluk beluk “Tempat Usaha”. Karena banyak sekali para wirausahawan yang kurang memperhatikan masalah tempat usaha ini, padahal ini sangat mempengaruhi kesukesan bisnis yang sedang dijalani.
1. Strategis
Letak lokasi usaha yang berada di jalan utama, jalan akses, atau persimpangan adalah letak lokasi yang banyak diburu oleh para pelaku usaha sehingga harga sewa atau harga jual dari tempat usaha ini menjadi relatif mahal. Walau agak mahal, tetap saja laku keras diburu oleh para pelaku bisnis yang memang jeli dan berpengalaman. Biasanya memang yang menyewa atau membeli tempat usaha yang strategis itu adalah pemain bisnis yang sudah berpengalaman, karena mereka mengetahui nilai dari sebuah tempat bisnis yang strategis. Prinsip mereka, lebih baik mahal tetapi memiliki traffic yang tinggi dalam mendatangkan konsumen. Daripada menyewa atau membeli tempat yang murah tapi lokasinya tidak banyak dilalui orang sehingga lebih banyak calon konsumen yang tidak tahu atau bahkan malas mengunjungi karena lokasinya yang agak jauh dan sulit terjangkau. Kalimat gaulnya, “buat apa sewa tempat murah kalo ga ada yang datang. Mending yang agak mahal, tapi dagangan laris manis karena banyak langganan”. Ini mungkin hanya berlaku pada usaha sektor perdagangan dan jasa, lain halnya dengan sektor industri atau sektor pertanian. Tempat tidak menjadi suatu kendala untuk memasarkan produk-produk sektor industri dan sektor pertanian, karena pemasarannya dilakukan oleh pihak ketiga yaitu pelaku bisnis dari sektor perdagangan.
2. Fasilitas
Bagi pelaku bisnis sector perdagangan dan jasa, fasilitas tempat parkir mungkin yang paling utama dibandingkan dengan fasilitas lain yang ada. Kalau anda perhatikan, tempat usaha yang memiliki fasilitas parkir, memiliki lebih banyak pelanggan daripada tempat yang tidak memiliki fasilitas parkir.
Selain parkir, fasilitas dari tempat usaha yang harus kita perhatikan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan selama berada di tempat kita. Beri pertanyaan kepada diri sendiri, fasilitas apa lagi yang harus dilengkapi atau ditambahkan untuk bisa lebih memuaskan pelanggan dan memberikan nilai tambah bagi usaha kita sebagai suatu pembeda dari pesaing lain.
3. Penerangan
Penerangan yang dimaksud bukan ‘Information center’ tetapi pencahayaan lampu. Percaya ga percaya, pencahayaan lampu juga memainkan peranan dalam mendatangkan pelanggan. Mungkin belum ada survey atau penelitian mengenai hal ini, tapi saya sebagai pribadi lebih suka mendatangi tempat yang lebih terang daripada yang agak temaram. Pernah saya mencoba memperhatikan dua minimarket yang letaknya bersebelahan, yang satu memiliki lebih banyak lampu sehingga lebih mencolok daripada yang satunya lagi. Dan hasilnya, yang lebih terang itulah yang lebih banyak kedatangan pelanggan.
Kalau memang anda tidak percaya, coba anda tambahkan sedikitnya dua lampu lagi pada tempat usaha anda (tergantung pada luas tempat usaha anda. Jika memang luas, bisa tambah enam atau lebih lampu) dan lihat reaksi pelanggan yang datang selama sebulan. Apakah bertambah atau sama saja dengan bulan sebelumnya. Jika sama, silakan anda copot lagi lampu tambahan yang dipasang. (toh anda cuma rugi pada pemakaian listrik sebanyak dua lampu saja koq… dan itu juga tidak keluar uang terlalu banyak).
Istilahnya, “lebih terang, lebih banyak rejeki”.
4. Kebersihan, Kenyamanan dan Keamanan
Semua orang menyukai kebersihan, dan tentu saja kebersihan adalah syarat mutlak bagi tempat usaha anda. Tempat yang bersih akan membuat orang yang datang ke tempat anda menjadi merasa nyaman.
Kenyamanan pelanggan ketika berada di tempat kita sangat menentukan apakah pelanggan itu akan kembali lagi atau tidak. Banyak pelanggan yang tidak kembali bukan hanya Karena kurangnya pelayanan atau buruknya kualitas produk kita, tetapi juga karena kurangnya kenyamanan tempat usaha. Kenyamanan tempat bisa kita lihat dari ketersediaan kursi yang cukup bagi semua customer yang datang, pendingin ruangan berupa AC atau kipas angin yang memadai, ketersediaan toilet yang bersih, atau bahkan kopi dan teh untuk pelanggan selama menunggu.
Mengenai keamanan lokasi, sebelum anda memutuskan untuk membeli atau menyewa tempat usaha, berikanlah sedikit waktu untuk mensurvei keadaan lingkungan sekitar lokasi usaha. Jika ternyata, lingkungan sekitar dikenal orang sebagai tempat yang tidak aman sebaiknya urungkan niat anda untuk berbisnis ditempat itu. Carilah tempat yang memang benar-benar aman, sehingga anda tidak selalu was-was dalam berbisnis.
5. Keindahan
Pernahkah anda berpikir untuk coba mengecat ulang tempat usaha anda agar terlihat lebih indah dan lebih menarik? Beri warna yang agak mencolok agar lebih terlihat dari lingkungan sekitar. Dan juga yang tak kalah penting adalah keindahan interior. Kalau perlu mintalah nasihat dari seorang desainer interior untuk mengubah segala sesuatu yang diperlukan agar tempat usaha kita menjadi lebih indah dan lebih menyatu dengan pelanggan.
6. Papan Nama atau Spanduk
Terakhir adalah papan nama dan atau spanduk. Sebuah tempat usaha wajib memiliki setidaknya satu papan nama atau spanduk. Ini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada calon pelanggan atas apa yang anda jual. Dan saya yakin, semua pelaku usaha pasti melakukan ini. Tapi yang tidak banyak diperhatikan adalah mengenai posisi plang atau spanduk tersebut. Prinsipnya, plang atau spanduk atau item promosi lainnya itu ditempatkan pada tempat yang tidak melanggar peraturan daerah setempat (misalnya di taruh melintang di jalan dan menyulitkan kendaraan untuk lewat), harus terlihat oleh orang yang lalu lalang, dan tidak menutupi tempat usaha itu sendiri.
Banyak orang yang memasang spanduk besar di depan tokonya, tetapi spanduk itu malah menutupi sebagian toko. Selain merusak keindahan, juga membuat pelanggan enggan masuk karena tidak jelas bagian dalam tokonya.
Semua hal tersebut diatas tidak mutlak menjadi acuan, tetapi setidaknya anda mempunyai gambaran tentang tempat usaha yang baik dan menguntungkan.
Tetap semangat berbisnis… keep fighting !

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

3. Rahasia Cara Memilih Tempat Lokasi Usaha yang Menguntungkan


Rahasia Cara Memilih Tempat Lokasi Usaha yang Menguntungkan Long weekend yang panjang. Dari hari kamis sampai minggu semua orang mendadak berubah hobinya menjadi pesiar. Akhirnya saya ketularan juga, ikut-ikutan “pesiar di kamar tidur”.
Ok, setelah libur panjang minggu kemarin, alhamdulillah sekarang saya bisa posting artikel tentang bagaimana pemilihan lokasi usaha yang tepat.
Kalau kata para pakar marketing, place atau lokasi usaha adalah salah satu elemen penting dalam 4P. Sekarang saya akan bagikan kepada anda bagaimana caranya agar anda bisa memilih place dalam 4P tadi dengan tepat.
  1. Langkah pertama, begitu anda sudah ketemu lokasi usahanya, tulis alamatnya dengan lengkap supaya anda tidak lupa jika di kemudian hari anda mengecek ulang lokasi bisnis tersebut.
  2. Setelah itu, catat nama, alamat, no telepon makelar, contact person atau apapun yang bisa anda hubungi dengan segera.
  3. Tanyakan berapa biaya per meter persegi atau tanyakan berapa biaya lokasinya, entah anda mau sewa atau mau beli.
  4. Cari tahu sejarah lokasi usaha tersebut. Contohnya jika anda akan menyewa kolam ikan, tanyakan 3 tahun yang lalu apakah aliran sungainya pernah kering.
  5. Perhatikan lokasi bisnis yang anda bidik tadi dengan target atau pasar sasaran bisnis anda. Misalkan anda buka jasa fotocopy yang targetnya mahasiswa, cari tempat usaha yang dekat kampus atau lokasi usaha yang banyak kost-kostan.
  6. Amati pola lalu lintasnya bagi calon pelanggan bisnis anda. Jika memudahkan bagi calon konsumen anda, berarti lokasi bisnis yang anda bidik punya nilai plus.
  7. Perhatikan pula tempat parkir lokasi usaha yang anda bidik tadi. Banyak sekali konsumen yang tidak mau mampir ke tempat usaha anda hanya karena tempat parkir anda yang sempit dan kurang nyaman. Terutama jika bentuknya ruko untuk buka usaha toko atau rumah makan. Tempat parkir bukan hal yang sepele. Hal yang satu ini sering menjadi bahan pengambilan keputusan apakah konsumen mau datang atau mampir ke lokasi anda atau tidak..
  8. Tanyakan angka kejahatan lokasi usaha tersebut kepada seseorang yang memenuhi kriteria sebagai pemberi informasi. Ini hal yang penting untuk anda cermati. Kalau anda sudah mendapatkan lokasi usaha yang aman, bangunlah hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Sekali anda salah memilih, bisa jadi barang anda raib karena kasus pemalakan, pencurian bahkan perampokan.
  9. Pilihlah tempat usaha yang kualitas pelayanan umumnya banyak, misal dekat dengan kantor atau pos polisi, dekat dengan pemadam kebakaran, mudah untuk akses ke rumah sakit dan lain sebagainya.
  10. Persiapkan catatan tentang rute perjalanan ke lokasi usaha anda untuk memudahkan anda jika sewaktu-waktu anda ingin mengunjungi lagi tempat usaha pilihan anda tersebut.
  11. Cari tahu bagaimana keadaan toko-toko di sekitar lokasi usaha anda dan bagaimana iklim bisnis lokalnya. Apakah ramai, sedang, sepi atau bahkan sangat berprospek.
  12. Tanyakan kepada pemerintah daerah setempat bagaimana peraturan penetapan wilayahnya.
  13. Apapun bentuk tempat usaha yang akan anda pilih, cek kelengkapan utilities-nya, seperti air pam atau sumur, telepon, listrik dan lain sebagainya.
  14. Pastikan bahwa lokasi usaha yang anda pilih dekat atau minimal mudah untuk memperoleh bahan baku atau pasokan buat usaha anda.
  15. Selain ketersediaan bahan baku, pilihlah juga lokasi bisnis yang ketersediaan tenaga kerjanya gampang. Usahahakan jangan mendatangkan karyawan dari daerah yang terlalu jauh. Kecuali kalau hal itu tidak bisa anda hindari.
  16. Perhatikan juga ketersediaan perumahan bagi karyawan. Bisa dengan perumahan yang siap huni yang memang untuk dijual, atau hanya sekedar dikontrakan.
  17. Catat berapa tarif pajak daerah, negara dan penghasilan di lokasi usaha tersebut, kemudian konsultasikan dengan konsultan pajak anda. Tanyakan apa pendapat dan saran mereka bagi anda.
  18. Segera evaluasi lokasi bisnis anda sehubungan dengan persaingan. Karena begitu anda salah mengambil langkah ini, anda bisa tergiling dalam persaingan.
  19. Terakhir, seperti yang pernah saya tulis dalam artikel prinsip bisnis pareto, cari minimal 10 lokasi usaha yang sesuai dengan kriteria anda. Kemudian pilihlah 2 tempat usaha yang terbaik untuk anda jadikan pedoman sebelum memutuskan untuk mengambil 1 lokasi bisnis yang paling tepat.
Kebanyakan ya tips penentuan lokasi usaha-nya? Moga-moga tidak. Kalau sudah siap, silahkan anda mulai berburu cari tempat usaha yang tepat sebelum keduluan orang lain seperti saya dulu. Setuju?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2. Variabel-Variabel Lokasi Usaha Yang Baik


 
Perencanaan lokasi merupakan salah satu aktifitas awal yang harus dilakukan pra operasionalisasi perusahaan. Lokasi direncanakan dengan tujuan yang sudah tidak asing terdengar, yaitu efektif dan efisien atau dengan kata lain disebut baik. Tujuan perencanaan lokasi untuk menentukan lokasi perusahaan sebaik mungkin agar beroperasi maupun berproduksi dengan lancar. Penentuan lokasi yang baik akan memberikan output kemampuan perusahaan. Kemampuan tersebut, diantaranya : perusahaan mampu melayani konsumen dengan memuaskan, memperoleh bahan mentah yang cukup dan berkesinambungan pada harga yang diinginkan, mendapatkan tenaga kerja berkinerja, dan dikemudian hari mampu memperluas diri. Dengan demikian, dapat digoreskan empat variabel penentu lokasi usaha yang baik paling tidak mesti mempertimbangkan pasar, bahan baku, tenaga kerja, dan kesempatan perluasan. Banyak perusahaan didirikan dekat dengan pasar agar menggapai kuantitas maupun kualitas konsumen, cepat memberikan pelayanan, dan atau memperoleh biaya pengiriman yang hemat. Variabel pasar juga mempertimbangkan aspek keamanan produk serta kemungkinan kerusakan selama dalam perjalanan pengiriman. Bagi perusahaan jasa tidak terhindarkan variabel pasar dengan indikator kedekatan pasar lantas diukur secara ordinal melaui ukuran tingkat kedekatan lokasi perusahaan dengan pasar adalah penting untuk dekat. Perusahaan memerlukan bahan mentah untuk diolah. Bahan mentah tersebut, diangkut dari tempat asal menuju lokasi perusahaan terkait. Perusahaan berkepentingan selalu memperoleh bahan mentah secara mudah, murah dan cepat pada biaya yang minimal. Terdapat dua alasan mengapa lokasi perusahaan dekat dengan tempat sumber bahan mentah. Alasan-alasan yang dimaksudkan ialah tingkat kebutuhan, dan tingkat ketahan bahan mentah. Seperti perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan maupun pengalengan ikan. Andai jauh aduh berat memikulnya atau busuk diperjalanan. Tenaga kerja termasuk variabel penentu lokasi usaha yang baik. Yang dipertimbangkan berkenaan dengan misal upah tenaga kerja, kuantitas tenaga kerja, dan kualitas tenaga kerja. Upah tenaga kerja terasa begitu krusial untuk perusahaan padat karya. Sedangkan variabel penentu yang terakhir adalah kemungkinan perluasan. Semakin besar peluang perusahaan memperluas dirinya di kemudian hari maka semakin baik lokasi perusahaan. Lokasi perusahaan yang baik berhubungan dengan variabel pasar, tenaga kerja, bahan mentah, dan kemungkinan perluasan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1. tips n trik memilih tempat usaha

Bagi Anda yang ingin membangun wirausaha ada baiknya membaca tips berikut :
* Lokasi: lokasi untuk tempat usaha sangat menentukan tingkat keberhasilan usaha anda.
* Kepadatan Penduduk : Berapa total jumlah penduduk dan apakah masih memiliki ruang untuk tumbuh. Berapa lama populasi / penduduk di area tempat usaha?
* Penghasilan:Jika kepadatan penduduk tidak linear dengan daya beli masyarakatnya, maka berarti lokasi itu tidak tepat. Berapa income pendudukan yang ditargetkan dari tempat usaha anda.
* Jumlah Usaha: Adakalanya lokasi tempat usaha yang dipilih merupakan pusat atau sentra perdagangan. Apakah banyaknya usaha berpengaruh pada lokasi?
* Tempat: Apakah kebanyakan franchisee yang sukses berada di lokasi franchise seperti di dalam mal, di bagian yang paling ramai, di bagian terpisah dari mal, stand atau bangunan tersendiri atau di sentra industri?
* Jumlah Traffic: Berapa kendaraan yang lalu lalang di lokasi itu setiap harinya?Apakah lokasi mudah diakses?
* Pusat Kedatangan :Jika lokasi berada di bagian mal, kebanyakan pusat lal lalang yang terbaik adalah di outlet-outlet makanan. Kadang-kadang di seberang jalan mal juga menjadi tempat yang dipenuhi orang lalu lalang dan biasanya harga sewa lebih murah.
* Zona : Jika lokasi tempat usaha yang dipih bukan daerah perdagangan atau tidak cocok dengan usaha anda, sebaiknya tidak dipaksakan. Apakah zona lokasi cukup pantas untuk bisnis anda?
* Kompetisi: Perlu juga anda kenal kompetisi apa yang terdekat dengan usaha anda
* Appearance: Apakah area lokasi cukup bersih dan terkendali? Apakah lingkungannya cukup baik?

eubali.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS